MAJENE  

Waduh…!!! Diduga Ngaku Wartawan Sempat Bentak Perawat di Puskesmas Pamboang

Majene – Salah satu Oknum ngaku wartawan yang tidak diketahui identitasnya sempat marah-marah dan bentak petugas medis di puskesmas Pamboang, kecamatan pamboang kabupaten Majene Senin 6/11/2023

Menurut keterangan pj Rawat inap Puskesmas Pamboang Nasliah Kadir mengatakan kalau dirinya sempat kaget bersama para perawat lain pasalnya seseorang yang mengaku dirinya wartawan sempat teriak-teriak dan marah ke kami

Diceritakan kronologis kejadian bermula tepat jam 14.30 WITA saat sedang menerima pasien yang mengalami kecelakaan pada kaki akibat tertimpah pohon, melihat luka cukup serius pihak puskesmas menyarankan agar pasien dirujuk dan sempat dijelaskan prosedur rujukan Tetapi salah seorang dari keluarga pasien sempat mengatakan ke pihak puskesmas apa bisa mobil ambulance dipakai untuk mengantarkan pasien, sentak petugas puskesmas mengatakan bisa pak tapi sebelum dirujuk pasien harus ditangani dulu, di sisrut baru harus di infus dulu baru bisa di rujuk ini sesuai SOP yang berlaku di Puskesmas ini.

Perlu Dibaca  Warga Mosso Ini Alami Penyakit Aneh, Batu Ginjalnya Mirip Batu Akik

Tetapi Pihak pasien yang didampingi kepala dusun disalah satu di desa betteng lekas mengantar pasien menggunakan kendaraan roda dua mengatakan biar pakai motor saja nanti didalam ditangani lagian soalnya pasien mabuk kalau pakai mobil biasanya langsung mual jika mencium bau mobil.

Perlu Dibaca  Festival Sayyang Pattuqduq Meriahkan Hari Besar Maulid Nabi di Kabupaten Majene

Mendengar penjelasan dari pihak puskesmas pihak keluarga pasien yang mengatas namakan dirinya Sebagai wartawan mengatakan pakai mobil ambulance saja tapi pihak puskesmas menyarankan agar sebelum menggunakan mobil ambulance, sekiranya pasien di tangani dulu seperti yang sudah kami jelaskan, sontak oknum diduga wartawan tersebut marah.

Perlu Dibaca  Dinsos Majene Sambangi Warga yang Kurang Mampu di Sendana

“Puskesmas apa ini saya ini wartawan nanti saya masukan dimedia dan lapor ke pak bupati aturan apa ini sangat tidak jelas” ucap diduga oknum wartawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *