DAERAH  

Musim Kemarau Gagalkan Petani Bawang di Majene

REKAN BERITA.COM — Kekeringan lahan pertanian karena kesulitan mendapatkan air mengakibatkan puluhan hektar tanaman bawang merah di Kelurahan Tande, Kab.Majene, Provinsi Sulawesi Barat mengalami gagal panen.

Salah satunya Ismail (50) yang juga mengalami kerugian, Ayah lima anak ini mengaku rugi sampai puluhan juta akibat gagalnya panen tahun ini.

Perlu Dibaca  Pengukuhan Tomakaka Ulumanda ke-19 H. Muhammad Idris DP, M.Si

“Musim kemarau yang berkepanjangan menjadi pemicu utama kegagalan tanaman kami. Apalagi alternatif pengairan (Air embun) belum berfungsi sebagaimana mestinya,tuturnya.

Padahal kami sudah menargetkan waktu panen tepat di bulan puasa, untuk mengimbangi pengeluaran di bulan puasa, tapi karena kondisinya begini terpaksa kami gigit jari.

Perlu Dibaca  Pesan Pj Gubsulbar Prof Zudan di Hari Jadi Majene ke-478

“Kami berharap pemerintah memberikan solusi, agar petani bawang merah seperti kami bisa melewati masa-masa sulit seperti saat ini, terutama soal kebutuhan air karena ini yang menjadi keluhan besar kami “tegasnya.

Perlu Dibaca  Dirikan Posko Induk Pengaduan, Komitmen Dinas PUPR Sulbar Penanganan Empat Masalah di Sulbar

Ditempat yang sama. Farhan (43) Seorang Warga Leppe turut membenarkan tentang kondisi kebun bawang yang berada di area pegunungan itu.

“lya terpaksa kami menyelamatkan puing-puing bawang merah yang masih tersisa,” celoteh Lelaki dengan senyum khas itu.Kamis,(14/03/2024).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *