OPINI  

Mandar Mammesa Jadikan Solusi Peningkatan Persatuan Anak Rantau

MOROWALI—Kerukunan Mandar Mammesa ( MMA ) yang terbentuk dari kesadaran para perantau suku Mandar untuk tetap bersatu menyelesaikan problem kehidupan.

“Saat itu kami sedang berduka, sehingga dengan dorongan hati, kami para perantau dari Mandar sepakat untuk membentuk semboyan kita istilahnya boyang na to Mandar di Morowali,” tutur Mansa salah satu anggota yang tergabung dalam kelompok MMA.

Perlu Dibaca  Mengendalikan Inflasi dengan Bansos, Efektifkah?

“Degan kejadian korban jiwa di puskesmas bahodopi yang ingin dipulangkan ke Polewali Mandar, namun saat itu terkendala di Sarana ambulance, jadi kami semua yang ada di puskesmas tersebut sepakat menyumbang sedikit dana untuk membantu korban agar bisa diantar kembali ke kediaman beliau di Polewali Mandar.” Lanjutnya.

Perlu Dibaca  Generasi Emas Mulia Dengan Syariah

Dari kejadian tersebut timbul kesadaran dari kami untuk membentuk suatu kerukunan bersama. Sebagai wadah untuk saling melindungi, dan menjaga sesama perantau mandar di Morowali.

Jumlah Anggota terus bertambah. Saat ini, dalam satu Grup Watshap terdapat sekitar 607 orang yang tergabung sebagai anggota maupun sebagai pemerhati.

Perlu Dibaca  Bayi Menjadi Korban Perdagangan Orang, Negara "Jangan Gagal Fokus"

Ketua terpilih Nasaruddin.R, berterima kasih atas amanah yang di percayakan, dan berharap agar amanah ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga nama baik kerukunan Mandar Mammesa di Morowali, Senin (11/3/2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *